MATARAM – Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) NTB ke-12 siap digelar pada 15-26 Juli 2026, dengan sebagian besar pertandingan cabang olahraga (cabor) akan berlangsung di Kota Mataram. Hingga Jumat (17/4/2026), jumlah atlet yang terdaftar disebutkan sudah mencapai 4.542 orang.
Data terkini yang diterima dari KONI NTB menyebutkan, dari 10 kabupaten/kota yang akan menjadi peserta PORPROV NTB, hanya Kabupaten Bima yang belum mendaftarkan atletnya sama sekali.
Selain jumlah 4.542 atlet yang sudah terdata, juga tercatat sebanyak 1.075 official telah didaftarkan. Jumlah atlet dan official tersebut telah masuk dalam sistem.
Dari database KONI NTB, Kabupaten Lombok Barat tercatat sebagai daerah dengan pengiriman personil terbanyak mencapai 670 atlet, disusul Sumbawa Barat 616 atlet dan Lombok Tengah 595 atlet.
Sementara itu, Kota Mataram baru mendaftarkan 571 atlet, disusul Lombok Timur 533 atlet, Sumbawa 480 atlet, Dompu 419 atlet, Kota Bima 407 atlet, dan Lombok Utara 251 atlet.

Ketua Umum KONI NTB, H. Mori Hanafi dan para wakil ketua saat memimpin CdM Meeting.
Tentang Kabupaten Bima yang disebut menjadi satu-satunya daerah yang belum melakukan pendaftaran, dijelaskan bahwa hal itu dikarenakan mereka terkendala internal kepengurusan. Merespons hal ini, KONI NTB memutuskan untuk memberikan dispensasi waktu.
“Jumlah atlet ini masih dinamis karena kami membuka kembali pendaftaran selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (20-22/42026). Ini kesempatan bagi KONI di tingkat kabupaten/kota untuk menyempurnakan data mereka,” kata Ketua Umum KONI NTB, H Mori Hanafi, saat menghadiri Chef de Mission (CdM) Meeting PORPROV XII NTB, di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB, Jumat (17/4/2026)
Menjelang pesta olahraga terbesar di Bumi Gora itu, persiapan PORPROV NTB XII/2026, terus dikebut. KONI NTB pun resmi menggelar CdM Meeting. Ketua KONI NTB memimpin langsung rapat yang dihadiri perwakilan dari sepuluh kabupaten/kota tersebut. Terdiri dari Ketua KONI kabupaten/kota, CdM dan operator. Fokus utama dalam pertemuan perdana ini adalah membahas kesiapan kontingen serta verifikasi data jumlah atlet PORPROV XII NTB yang akan berlaga memperebutkan medali emas.
“Ini merupakan CdM meeting pertama untuk menyongsong PORPROV NTB 2026. Kami membahas banyak poin krusial, terutama mengenai sinkronisasi jumlah atlet yang sudah didaftarkan oleh masing-masing daerah,” ujar Mori Hanafi.
Selain urusan teknis administrasi, panitia PORROV juga akan menjamin kenyamanan para peserta. Mori Hanafi mengungkapkan bahwa skema dana sharing untuk akomodasi telah disiapkan. Rencananya, kontingen akan ditempatkan di hotel-hotel berkualitas di wilayah Mataram dan sekitarnya.
“Kami menyiapkan penginapan mulai dari hotel bintang empat. Jika kapasitas tidak mencukupi, kami akan menggunakan hotel non-bintang dengan standar yang tetap terjaga,” tambahnya.
Mori juga menyoroti adanya 115 nomor pertandingan dari 25 cabang olahraga (cabor) yang saat ini belum memenuhi syarat untuk dipertandingkan karena kekurangan peserta. Namun, angka ini diprediksi akan berubah setelah pendaftaran atlet dari Kabupaten Bima masuk ke meja panitia. Isu mutasi atlet juga menjadi poin yang ditegaskan KONI NTB agar segera tuntas demi menjaga sportivitas kompetisi.
Dengan dimulainya tahapan CdM meeting ini, gaung PORPROV NTB 2026 semakin terasa. Masyarakat kini menanti aksi para atlet terbaik yang akan berlaga pada Juli nanti. /RED_lomboksport.com


Komentar