MATARAM — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB selaku penyelenggara Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) NTB XII/2026, bersiap melakukan Kirab Api Obor PORPROV yang akan dimulai dari Kota Bima, Senin (13/7/2027).
Ketua Umum KONI NTB, H. Mori Hanafi, melepas rombongan pembawa api obor yang menuju Kota Bima, Minggu (12/7/2026) pagi, di Sekretariat KONI NTB di Mataram. Lokasi pengambilan api sendiri dilakukan di Kabupaten Bima. Api abadi PORPROV NTB XII itu langsung diambil dari Gunung Sangiang, yang kemudian akan dikirab menuju Kota Mataram.
Mori Hanafi menjelaskan, persiapan kirab telah berjalan dengan baik. Ia menyampaikan apresiasi kepada rombongan kirab yang akan berkeliling NTB selama lima hari dengan bersepeda.
“Kirab ini menumbuhkan semangat untuk kita semua, menyatukan semangat masyarakat NTB,” kata Mori Hanafi.
Rombongan pembawa api PORPROV yang dilepas Ketua Umum KONI NTB terdiri dari satu pembawa obor, yaitu Fadlin dan rombongan pesepeda jarak jauh. Fadlin adalah atlet lari, mantan atlet nasional asal NTB kelahiran Bima, yang pernah meraih medali pada Asian Games dan juga bersinar membela NTB pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Fadlin nantinya akan dikawal para pesepeda dari Kota Bima hingga finish di Kota Mataram sebagai tuan rumah pelaksanaan PORPROV NTB XII.
Kirab Api Obor PORPROV NTB XII memang termasuk salah satu agenda yang paling ditunggu-tunggu masyarakat olahraga NTB. Kirab api ini biasanya akan berlangsung menjelang pelaksanaan PORPROV. Dan, PORPROV NTB sendiri memang sudah di depan mata. Tinggal empat hari lagi, yakni 16-26 Juli 2026.
Pada Senin (13/7/2026), KONI NTB memulai rangkaian resmi PORPROV NTB XII dengan kegiatan Kirab Api PORPROV. Kirab api ini akan mengitari 10 Kabupaten/Kota se NTB. Hal itu menandai semangat dan kesiapan KONI NTB menyambut dan melaksanakan pesta olahraga terbesar empat tahunan tingkat provinsi tersebut.
Oleh KONI NTB, Kirab Api PORPROV NTB XII akan coba dibuat berbeda. Panitia mencoba menghadirkan tradisi penyulutan obor yang lebih spektakuler, dengan mengambil api abadi langsung dari Gunung Sangiang, Kabupaten Bima, kemudian diarak menuju Kota Mataram melalui bersepeda sejauh 456 kilometer.
Bertajuk “Bentang Sumbawa Lombok 456 KM” disebut menjadi ikon pembukaan PORPROV NTB yang akan dibuka resmi Gubernur NTB, Kamis (16/7/2026) sore, di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernuran. Selain membawa api obor sebagai simbol semangat olahraga, perjalanan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi serta upaya membangkitkan partisipasi masyarakat di seluruh wilayah yang dilintasi.
Prosesi pengambilan api dijadwalkan berlangsung di Gunung Sangiang, Kabupaten Bima. Selanjutnya, rombongan kirab akan dilepas secara resmi oleh Wali Kota Bima pada Senin. Api PORPROV kemudian dibawa menggunakan sepeda melintasi Pulau Sumbawa, menyeberang ke Pulau Lombok, hingga tiba di Kota Mataram pada 16 Juli 2026.
Setibanya di ibu kota provinsi, api tersebut akan digunakan dalam prosesi penyulutan obor sebagai tanda dimulainya pesta olahraga terbesar di NTB tersebut.
Koordinator Kirab Api Obor PORPROV NTB XII 2026, Ridwan Syah, mengatakan konsep kirab tahun ini sengaja dirancang lebih menantang sekaligus sarat makna simbolis.
“Pelaksanaan kirab obor PORPROV NTB edisi kali ini memang sengaja dibuat lebih menantang. Kami mengusung konsep “Bentang Sumbawa Lombok 456 KM” sebagai simbol semangat, persatuan, dan sportivitas yang menghubungkan seluruh wilayah NTB,” jelasnya.
Ridwan Syah menambahkan, kirab akan diikuti sebanyak 26 pesepeda inti. Mereka terdiri atas atlet balap sepeda profesional NTB serta perwakilan komunitas sepeda. Jumlah tersebut dipilih sebagai representasi tahun penyelenggaraan PORPROV NTB XII/2026.
Selama perjalanan, rombongan kirab akan melintasi seluruh 10 Kabupaten/Kota di NTB. Kehadiran kirab di setiap daerah diharapkan mampu membangun euforia sekaligus memperkuat rasa kebersamaan menjelang pelaksanaan PORPROV.
Dengan konsep tersebut, panitia optimistis pembukaan PORPROV NTB XII/2026 tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum pemersatu masyarakat melalui semangat olahraga. /RED_lomboksport.com


Komentar