MATARAM – Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) NTB XII, kurang dua bulan lagi akan berlangsung. Tepatnya, 15-26 Juli 2026, dengan sebagian besar venue pertandingan terpusat di Kota Mataram. Saat ini, KONI NTB mencatat sebanyak 5.017 atlet dan 1.072 ofisial telah terdaftar sebagai peserta pesta olahraga paling ditunggu-tunggu atlet NTB tersebut.
Ribuan atlet dan ofisial itu merupakan data dari seluruh kabupaten/kota yang terdaftar di aplikasi sebelum memasuki tahap keabsahan peserta.
Koordinator Tim Pendaftaran Atlet PORPROV NTB XII, H. Suhaimi, mengatakan seluruh proses pendaftaran telah dilakukan melalui aplikasi Sporta oleh KONI kabupaten/kota kepada KONI Provinsi.
“Jumlah itu dari seluruh kabupaten/kota sebelum dilakukan keabsahan. Itu murni pendaftaran atlet dan ofisial yang sudah dilakukan melalui aplikasi Sporta oleh KONI kabupaten/kota ke KONI Provinsi,” ujarnya.
Suhaimi menjelaskan, proses pendaftaran telah ditutup pada awal April 2026. Saat ini, panitia sedang melakukan tahap keabsahan atlet maupun pelatih yang akan menjadi peserta PORPROV NTB 2026.
Menurut Suhaimi, dalam tahapan keabsahan biasanya terdapat sejumlah atensi yang kerap ditemukan. Salah satunya berkaitan dengan batas usia atlet yang harus sesuai dengan ketentuan tiap cabang olahraga (cabor).
Selain itu, verifikasi juga mencakup status mutasi atlet, khususnya bagi atlet yang sebelumnya berasal dari provinsi lain. Atlet yang berpindah daerah wajib melengkapi dokumen mutasi sesuai aturan yang berlaku.

Tiada hari tanpa rapat. Begitulah kesibukan panitia PORPROV NTB XII/2026.
“Biasanya terkait batasan umur atlet. Kemudian kalau ada atlet pindahan dari provinsi lain harus dipastikan sudah dimutasi dan ada surat-surat mutasinya,” katanya.
Tak hanya itu, keabsahan peserta juga menyangkut status atlet dengan kabupaten/kota atau KONI yang mendaftarkan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada persoalan administrasi maupun kepesertaan saat pelaksanaan PORPROV nanti.
Suhaimi menambahkan, setiap cabang olahraga memiliki aturan dan ketentuan berbeda dalam proses verifikasi atlet maupun ofisial, sehingga pemeriksaan yang dilakukan oleh panitia akan berdasar pada Technical Handbook (THB) masing-masing cabor. /RED_lomboksport.com


Komentar