MATARAM – Kota Mataram terlihat cukup nyaman di tempat teratas daftar perolehan medali sementara Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) NTB XII. Berdasarkan data dari bidang pertandingan per tanggal 20 Juli 2026, pukul 22.00 WITA, Mataram masih memimpin dengan 52 medali emas, 39 perak dan 41 perunggu. Jumlah medali itu belum termasuk dari cabang olahraga (cabor) angkat besi, judo dan finswinming. Tiga cabor ini sudah menyelesaikan pertandingan, namun hasilnya masih di proses bidang pertandingan.
Lewatkan Mataram yang bisa saja tidak terkejar hingga PORPROV NTB XII berakhir. Paling menarik justru terlihat pada perebutan posisi runner up. Kabupaten Sumbawa yang sehari sebelumnya ada di posisi kedua, kini disalip oleh Lombok Tengah.
Lombok Tengah saat ini berada di bawah Kota Mataram dengan perolehan 31 medali emas, 24 perak dan 28 perunggu. Sementara Sumbawa turun ke urutan tiga dengan raihan 27 medali emas, 21 perak, 15 perunggu.
Tentang siapa runner up PORPROV NTB XII, posisi ini masih terbuka bagi sembilan kabupaten/kota. Meski Lombok Tengah berhasil merengsek menggeser Sumbawa, namun posisi dua tersebut tetap menjadi incaran kontingen lain untuk diperebutkan. Karena masih banyak nomor-nomor pertandingan yang belum berakhir.

Empat kabupaten di bawah Lombok Tengah bisa saja terus mengganggu, mengingat jumlah medali yang tersedia masih banyak. Kabupaten Sumbawa, Lombok Timur, Lombok Barat dan Sumbawa Barat memiliki selisih medali emas yang bisa saling mengganggu di antara mereka untuk kemudian mengusik Lombok Tengah dalam perebutan posisi runner up.
Untuk diketahui, PORPROV NTB XII mempertandingkan 758 nomor pertandingan, termasuk nomor-nomor eksebisi beberapa cabor. Dan, saat ini, hingga 20 Juli 2026, pukul 22.00 WITA, jumlah medali emas yang keluar baru 200 keping. Artinya, masih tersedia 558 medali emas lagi untuk diperebutkan seluruh kontingen.
Melihat daftar peringkat teratas perolehan medali sementara, Kota Mataram sendiri sangat optimis raihan medali kontingennya akan terus bertambah dan tetap memimpin sampai akhir dalam daftar perolehan medali. Kota Mataram yakin gelar juara umum PORPROV NTB XII akan menjadi milik mereka dan membuat hattrick atau juara umum tiga kali berturut-turut.
“Kami sangat optimis akan terus memimpin di daftar perolehan medali. Apalagi cabor-cabor andalan Kota Mataram masih ada yang belum memulai pertandingan,” kata Chief de Mission (CdM) Kota Mataram, Andik Budi Hariono, belum lama ini.
Tidak kalah dengan Kota Mataram, CdM Sumbawa, menyatakan kontingennya bertekad untuk tetap berada di daftar kedua perolehan medali. Hanya saja mereka cukup realistis jika dikatakan ingin mengejar Kota Mataram, karena itu tidak mungkin. Kesempatan mereka hanya fokus mengejar peluang untuk terus menambah pundi-pundi medali dan berusaha berada di urutan dua, meski kontingennya saat ini berada di urutan ketiga.
Berkekuatan 481 atlet dan mengikuti 38 cabor, Sumbawa mencoba terus menambah medali agar bisa merengsek kembali ke urutan kedua PORPROV NTB.
“Insya Allah, para atlet Sumbawa akan berjuang memberikan banyak medali untuk daerahnya,” kata CdM Kontingen Sumbawa, Jasman Masdjoko.
Bagaimana dengan Lombok Timur? Sama halnya dengan Sumbawa, meski sementara ini menempati urutan ke empat dengan 21 medali emas, Lombok Timur akan berjuang untuk naik dua tingkat lagi. Mereka juga cukup realistis dengan situasi Kota Mataram yang terlihat nyaman di atas. Peluang Lombok Timur hanya bisa mengejar posisi dua, naik satu tingkat setelah pada PORPROV sebelumnya berada di urutan ketiga di bawah Kota Mataram dan Kabupaten Dompu.
“Kita harus realistis. Mengejar Kota Mataram tentu sulit. Berada di urutan kedua sudah lebih baik,” kata H. Ridatul Yasa Sutaryadi.
Kontingen Lombok Timur pada PORPROV NTB XII ini berkekuatan 542 atlet dan mengikuti 44 cabor. Dengan jumlah atlet dan cabor yang diikuti itu, Lombok Timur akan berjuang mengejar posisi runner up. /RED_lomboksport.com


Komentar