sport ISSUE
Beranda / sport ISSUE / NTB Diminta Jangan Terbebani PON 2028 : Boleh Pakai Venue Daerah Tetangga

NTB Diminta Jangan Terbebani PON 2028 : Boleh Pakai Venue Daerah Tetangga

Menpora, Dito Ariotedjo.

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, memastikan PON XXII Tahun 2028 tetap digelar di NTB dan NTT. Namun begitu, Menpora meminta multievent akbar ini hendaknya melihat kemampuan fiskal daerah selaku tuan rumah. Ini komitmen utama Kemenpora agar perhelatan PON 2028 bisa berjalan sukses tanpa meninggalkan proyek mangkrak.

Dalam keterangannya saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI 2025, di Jakarta, Sabtu (6/9/2025), Menpora menegaskan bahwa NTB dan NTT yang menjadi tuan rumah bersama, harus berkoordinasi secara matang.

“KONI Pusat sudah menetapkan PON 2028 di NTB dan NTT. Kedua Gubernur juga sudah berkoordinasi dengan kami,” ujarnya seraya berharap, PON XXII Nusa Tenggara 2028 diformulasikan dengan baik agar tidak membebani daerah.

Baca Juga:  PBPI NTB Sudah Terbentuk, Padel Siap Ramaikan PORPROV NTB 2026

Menpora juga ingin memastikan sarana dan prasarana PON 2028 yang dibangun tetap terawat dan berfungsi. Berkaca dari kesuksesan sebelumnya, Menpora Dito Ariotedjo juga mengapresiasi PON Aceh – Sumut.

“Alhamdulillah, venue yang dibangun terawat dan digunakan dengan baik. Kita ingin PON 2028 juga sama,” katanya.

Komitmen untuk tidak membebani tuan rumah menjadi kunci utama. Oleh sebab itu, Menpora bersama Kemenpora dan KONI Pusat akan memastikan jumlah cabang olahraga disesuaikan dengan venue yang ada.

Strategi cerdas disiapkan untuk mengatasi keterbatasan. Menurut Menpora, PON NTB – NTT ini tidak bisa disamakan dengan daerah lain.

“Jika ada cabor yang pengembangannya di sana susah, mungkin bisa menggunakan venue yang ada di daerah lain. Meskipun venue berada di luar NTB – NTT, perolehan medali tetap akan dihitung dalam perhelatan PON 2028. Ini adalah solusi efektif yang memastikan pembinaan atlet tetap berjalan optimal tanpa membebani tuan rumah,” jelasnya.

Baca Juga:  KONI NTB di Rakernas KONI Pusat, Pertegas Kesiapan Jadi Tuan Rumah PON 2028

Selain itu, jadwal pelaksanaan PON XXII Nusa Tenggara 2028 diharapkan bisa disesuaikan dengan Olimpiade 2028, idealnya tiga hingga enam bulan setelahnya. Tujuannya adalah agar pembinaan atlet tetap optimal dan mereka bisa bertanding dalam kondisi puncak.

Seluruh upaya ini, menurut Menpora adalah untuk memastikan PON 2028 berjalan sukses dan memberi dampak positif, bukan beban jangka panjang bagi NTB dan NTT. /RED_lomboksport.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BOLA

OTOMOTIF

TRAVELING Sport

No posts found

MEREKA BICARA OLAHRAGA NTB

No posts found

ADVERTORIAL

GALLERY

VIDEO

Pilihat Editor

Populer Bulan Ini

× Advertisement