LOMBOK TIMUR – Bupati Lombok Timur yang juga Ketua KONI Lotim, H. Haerul Warisin, akan menaikkan jumlah bonus para atletnya yang menjadi peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) NTB XII/2026. Hal itu disampaikan Bupati Lotim saat melepas secara resmi Kontingen PORPROV Kabupaten Lombok Timur, Rabu (8/7/2026).
Bupati mengatakan bahwa bonus itu wajib diberikan sebagai bentuk kepedulian dan memotivasi atlet agar berjuang keras mempersembahkan medali bagi daerahnya.
“Untuk para atlet Lombok Timur, akan ada hadiah uang tunai bagi peraih medali emas. Besarnya sedikit naik dari sebelumnya,” kata Bupati.

Kontingen Lombok Timur foto bersama usai acara pelepasan.
Dalam pelepasan itu, Bupati menegaskan keikutsertaan Lotim bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga menunjukkan jati diri masyarakat Lombok Timur.
“Ini sekaligus menunjukkan bahwa Lombok Timur memiliki sumber daya. Bertandinglah dengan percaya diri, junjung tinggi sportivitas dan disiplin. Jangan pernah gentar menghadapi lawan sebesar apapun, karena setiap orang punya kelemahan sendiri,” ujar Bupati.
Ia meminta para atlet menjadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan menunjukkan karakter masyarakat Lombok Timur yang santun, pantang menyerah, dan menjunjung kejujuran.
Bupati mengingatkan bahwa prestasi bukan hanya soal medali yang dibawa pulang.
“Bagaimana anda bersikap, bagaimana anda membawa diri, dan kemampuan menjaga nama baik daerah selama mengikuti event ini jauh lebih penting,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan keras tentang disiplin seorang atlet. “Menjadi atlet tidak gampang. Jaga tidur, jaga makan, jaga pergaulan. Jangan merokok, jangan alkohol. Saya tidak pernah lakukan itu. Jangan sampai sudah merasa hebat lalu tidur tidak dijaga, makan sembarangan. Begitu bertanding, loyo. Ini yang saya maksud jaga nama baik Kabupaten Lombok Timur,” katanya.
Kepada panitia dan pengurus kontingen, Bupati meminta agar seluruh kebutuhan atlet dipenuhi dengan baik. Ia juga menekankan pentingnya layanan kesehatan selama kegiatan.
“Tadi saya tidak mendengar ambulans Lombok Timur berapa yang dikerahkan. Tolong betul-betul dijaga. Jangan sampai ada keluhan dari atlet lalu sembarangan mengetik di HP, viral di mana-mana. Nama Lombok Timur jadi rusak. Kalau ada keluhan, lapor ke panitia,” tegasnya. /RED_lomboksport.com


Komentar