MATARAM – NTB dipastikan akan mengikuti tujuh cabang olahraga di Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri, di Kudus, Jawa Tengah, Oktober 2025 mendatang. PON Bela Diri itu sendiri akan mempertandingkan 10 cabor.
Wakil Ketua Umum KONI NTB Bidang Pembinaan dan Prestasi, Agus Suharyan, menyebutkan tujuh cabor yang akan diikuti NTB di PON Bela Diri tersebut, antara lain pencak silat, tarung derajat, kempo, karate, judo, gulat dan taekwondo. Namun untuk jumlah atlet yang akan diturunkan pada event tersebut, Agus mengatakan belum diputuskan.
“Pada PON Bela Diri 2025, NTB akan ikut di tujuh cabor. Berapa jumlah atlet yang kita turunkan, berapa jumlah kontingen NTB secara keseluruhan, itu belum kita putuskan. Tapi dalam waktu dekat, kepastian jumlah itu akan kita infokan,” jelas Agus Suharyan, Senin (22/9/2025).
Sementara itu, menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025, Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus Wakil Ketua Umum I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Dr. Suwarno, memimpin rapat koordinasi secara virtual bersama seluruh KONI Provinsi Indonesia, Senin.
Rapat ini digelar untuk memastikan kesiapan teknis, dan administrasi dari setiap Provinsi yang akan berpartisipasi pada ajang PON Bela Diri 2025 yang akan dilaksanakan Oktober mendatang di Kudus, Jawa Tengah.
Hingga saat ini, sebanyak 34 Provinsi telah menyatakan keikutsertaannya, meskipun beberapa daerah masih menghadapi kendala administratif dan keterbatasan anggaran. Namun demikian, semangat dan antusiasme tinggi tetap dirasakan, dengan prinsip kolaborasi sebagian besar KONI Provinsi dan Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabor sudah mulai melakukan pendaftaran data kontingen melalui sistem aplikasi resmi. Pendaftaran atlet dan ofisial masih terus dibuka hingga 24 September 2025.
Sebagai catatan bagi cabor yang belum menjadi anggota KONI Provinsi, diperbolehkan melakukan pendaftaran mandiri, dengan melampirkan surat rekomendasi dari KONI Provinsi daerah masing-masing. Hal ini dilakukan untuk mengatasi kendala administratif dan dukungan anggaran di sejumlah daerah.
Dalam rapat virtual tersebut, beberapa Provinsi juga menyampaikan harapan agar para atlet peraih medali di PON Bela Diri 2025 dapat otomatis lolos babak kualifikaslPON XXII/2028 NTB – NTT, sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi yang diraih. /RED_lomboksport.com


Komentar