sport ISSUE
Beranda / sport ISSUE / Ada MotoGP Mandalika 2025, Bagaimana Kamtibmas di NTB?

Ada MotoGP Mandalika 2025, Bagaimana Kamtibmas di NTB?

Sekretaris Prajaniti NTB, I Gusti Agung Bagus Dwipayana.

MATARAM – Ajang balap internasional MotoGP Mandalika 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, dipastikan berlangsung pada 3–5 Oktober 2025. Event tersebut akan menjadi yang ketiga kali digelar di Sirkuit Mandalika, dimana pada dua pelaksanaan sebelumnya berlangsung aman, lancar dan sukses.

Mengulangi kesuksesan dan kelancaran gelaran motoGP sebelumnya, banyak pihak yang berharap event motoGP ketiga di Lombok ini juga berakhir aman, lancar dan sukses memberikan dampak ekonomi besar untuk NTB. Harapan itu muncul karena melihat situasi dan kondisi NTB yang baru saja pulih dari demo besar di beberapa titik dan kerusuhan yang membakar habis gedung DPRD NTB di Kota Mataram.

Baca Juga:  PON 2028 di NTB? Komisi X DPR RI Berikan Dukungan Penuh

Prajaniti Hindu Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), salah satunya. Mereka berharap situasi dan kondisi NTB yang sudah stabil pasca kerusuhan bisa tetap terjaga. Mereka pun mengajak segenap masyarakat untuk berperan aktif menjaga kamtibmas jelang perhelatan MotoGP Mandalika 2025.

Ajakan ini ditegaskan oleh Sekretaris Prajaniti NTB, I Gusti Agung Bagus Dwipayana, saat ditemui di Kota Mataram, belum lama ini.

Menurut Tuk Agung, kamtibmas yang kondusif menjadi salah satu faktor penting untuk kelancaran perhelatan ajang balap MotoGP di Sirkuit Internasional Mandalika.

“Mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas supaya MotoGP Mandalika bisa berjalan baik dan lancar,” ujar Tuk Agung, sapaan akrabnya.

Tuk Agung mengatakan bahwa MotoGP Mandalika merupakan ajang balap motor kelas dunia. Moment ini penting bagi NTB untuk menunjukkan jati diri sebagai destinasi wisata olahraga unggulan.

Baca Juga:  PON Bela Diri 2025 : Mori Hanafi Targetkan 7 Cabor NTB Raih Medali Emas

Dari sisi ekonomi, ajang balap MotoGP Mandalika ini akan memberikan dampak positif yang signifikan, mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan, berkembangnya UMKM lokal, hingga terbukanya lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Apabila pariwisata berjalan baik tiada lain kita (masyarakat) yang menikmatinya,” katanya.

Lebih lanjut, Tuk Agung juga menyinggung dinamika sosial belakangan ini. Menurutnya, penyampaian aspirasi lewat aksi unjuk rasa merupakan hak warga negara yang dilindungi undang-undang. Namun, ia mengingatkan agar hal tersebut dilakukan secara tertib tanpa tindakan anarkis yang dapat merugikan masyarakat luas.

“Mari kita jaga bersama kondusifitas daerah dalam situasi saat ini. Boleh kita punya aspirasi, tapi jangan sampai merusak fasilitas umum, karena fasilitas itu milik kita bersama,” tegasnya.

Baca Juga:  PORPROV NTB Siap Digelar Juli 2026, Sebanyak 4.542 Atlet Sudah Didaftarkan

Sebagai informasi, ajang balap internasional MotoGP Mandalika 2025 akan berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, pada 3–5 Oktober 2025. /RED_lomboksport.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BOLA

OTOMOTIF

TRAVELING Sport

No posts found

MEREKA BICARA OLAHRAGA NTB

No posts found

ADVERTORIAL

GALLERY

VIDEO

Pilihat Editor

Populer Bulan Ini

× Advertisement