MATARAM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) memastikan pelaksanaan 2nd KUSEA Kurash Championship dan 1st KUSEA Beach Kurash Championship yang digelar pada 28 Agustus hingga 1 September 2025, di Lombok tidak hanya menjadi ajang olahraga internasional, tetapi juga momentum menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.
Dalam event yang diproyeksikan dihadiri ratusan atlet dari berbagai negara tersebut, Pemprov NTB secara khusus menggandeng pelaku UMKM lokal dan pedagang asongan untuk berjualan di area acara.
Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa penyelenggaraan sport tourism harus mampu memberi dampak ganda bagi masyarakat.
“Kejuaraan internasional seperti 2nd KUSEA Kurash Championship dan 1st KUSEA Beach Kurash Championship ini kita dorong agar selalu memberi manfaat luas bagi masyarakat NTB. Sport tourism bukan hanya tentang olahraga, tapi juga bagaimana ekonomi lokal ikut bergerak. Karena itu kami hadirkan UMKM dan memberi ruang bagi pedagang asongan agar bisa merasakan dampak positif secara langsung,” ujar Gubernur Iqbal.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pedagang Asongan (APA) NTB, Kamarudin, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pemprov NTB yang memberi kesempatan pedagang kecil untuk terlibat langsung dalam event besar ini.
“Kami berterima kasih kepada Pemprov NTB, khususnya Bapak Gubernur, yang sudah memberi kesempatan anggota APA untuk ikut berjualan. Ini bentuk kepedulian nyata bagi pedagang kecil. Kami siap mendukung event ini dengan menghadirkan dagangan terbaik sekaligus menjaga suasana agar pengunjung merasa nyaman,” kata ketua yang akrab disapa Komeng di lokasi acara, Kamis (28/8/2025).
Dukungan juga datang dari Pengprov Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) NTB. Ketua Pengprov Ferkushi NTB, Hj. Asnirawati, juga siap bersinergi penuh menyukseskan penyelenggaraan kejuaraan internasional ini.
“Kami di Ferkushi NTB siap mendukung penuh, baik dari sisi teknis maupun koordinasi, agar event ini berjalan lancar dan sukses. Momentum ini penting bukan hanya bagi perkembangan olahraga Kurash, tapi juga untuk menunjukkan kesiapan NTB sebagai tuan rumah event internasional,” tegas Asnirawati.
Keterlibatan UMKM, pedagang asongan, dan dukungan federasi olahraga daerah dalam event berskala internasional ini diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi, memperkuat branding NTB sebagai daerah destinasi sport tourism, sekaligus menunjukkan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, federasi olahraga, dan masyarakat. #kurash #lomboksport


Komentar